Guru-guru di Surabaya nekat banget. Demi tampil dan sekaligus ikut melestarikan budaya lokal, urunan sendiri. Pakaian, Asesoris, dan bloking pemain digarap dan dibiayai secara patungan. Setiap kali tampil tidak kurang dana 5 juta harus disiapkan bareng-bareng. Tidak menunggu uluran tangan dari siapapun siap dengan Ludruk berlabel Guru Surabaya. Tentu saja harus menggandeng seniman-seniwati Surabaya, terutama Pengrawit-Waranggono. Soal tempat di THR tidak menjadi masalah. Sejak puluhan tahun di tempat ini telah disediakan 4 Gedung Kesenian untuk Ludruk-Kethoprak-Wayang Orang-Sri Mulat. Keberadaaan Gedung yang pernah jaya di era 70 an telah tenggelam seirama dengan semaraknya budaya modern yang lebih mempesona. Apalagi Gedung ini di belakang THR Mall. Sudah berkali-kali dihidupkan tapi sepi peminat. Guru-guru dengan pentholan Ludruk Adi Ngadiman dan Kethoprak Hadi Blankon telah menggerakkan minat guru untuk berbakti kepada budaya lokal. Kethoprak Guru pernah tampil bareng dengan punggawa Dispendik-Pengurus PGRI-Anggota DPRD Surabaya/Jatim bahkan juga mendapat suport dana dan dukungan dari semua pihak pada Mei 2016. Setelah itu tenggelam karena Idealisme. Ludruk yang merupakan ciri khas Surabaya tidak begitu ribet dalam busana dan tutur kata. Tahun 2017 adalah peampilan Guru untuk kesekian kalinya. Kendala Utama di Gedung THR adal Suara/Sound System yang memang dirancang tidak kedap suara. Beda dengan di Gedung Balai Pemuda yang sudah dibuat secara modern, seperti pertunjukan Teater Bertarap Nasional bahkan Internasional. Kendala berikutnya adalah Tontonan yang digratiskan ini minim penonton, karena kurangnya Promosi, SELAMAT BERJUANG KAWAN. SEMOGA JASAMU sesuai PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
Senin, 13 Maret 2017
Senin, 06 Maret 2017
MENGURUS PASPOR
Mengurus Paspor sebenarnya sangat sederhana. Datang dan antre lebih pagi dengan membawa perlengkapan yang ditentukan, mengisi Formulir, Wawancara, Foto maka sehari selesai. Hari ke-2 membayar beaya sebesar 355 ribu di BRI dan BNI. Hari ke-3 (satu Minggu setelah membayar) mengambil Paspor di tempat asal. Persyaratan : KTP-KSK-AKTE/SURAT NIKAH/SURAT KENAL LAHIR/IJAZAH MAKSIMAL SMA, harus sama dengan menunjukkan aslinya. Bila ada kesalahan setelah proses ketik selesai maka akan menunggu agak lama sekitar dua Minggu dan tunggu Panggilan SMS dari Kantor Imigrasi.
Minggu, 05 Maret 2017
BIMBINGAN KBIH MUHAMMADIYAH
Tanggal 5 Maret 2017, hari Minggu setelah sebelumnya menyelesaikan administrasi Beaya Pembayaran Bimbingan (Tahun 2017 = 2,5 Juta Rupiah), maka kami mengikuti Bimbingan. Hari pertama mendapat Tas yang berisi 4 Buku. Ini harus dibawa sejak ikut Bimbingan. Saat pertama kami mengikuti Bimbingan sudah terdapat 235 orang yang merupakan setengah Kloter ikut KBIH Muhammadiyah. Dengan bimbingan orang-orang pinter dan berpengalaman maka kami semakin yaqin bahwa kami tidak salah pilih tatkala ikut KBIH Muhammadiyah. Terlebih Nara Sumber yang diundang adalah orang-orang yang memang bekerja dibidangnya dan merpakan sumber pertama. Mudah-mudahan kesehatan selalu menyertai Calon Jamaah Haji dan Pembimbing KBIH Muhammadiyah.
Jumat, 03 Maret 2017
DAFTAR HAJI-TUNGGU-DIPANGGIL
Sosok hebat adalah Sri Sunarwati. Wanita ini Tanggal 3 Maret 2010 dengan Uangnya sendiri mengajak untuk mendaftar Haji di BRI Kusuma Bangsa. Tujuh tahun kemudian dengan tanggal yang sama. Tanggal 3 Maret 2017 mencoba mengecek ke Kantor Kemenag Surabaya di depan Masjid Akbar, ternyata masuk Porsi. Liku mendapat Porsi ini ternyata sudah sesuai dengan ucapan Saya bahwa, Sebelum Bapak dan Ibu saya ke Mekkah (Umroh), karena Usia dan beaya Haji tidak mungkin menurut ukuran saya, maka saya tidak akan dipanggil. Bagi istri Saya Haji adalah Impian yang menjadi Kenyataan. Bagi Saya Haji sebuah dilema dan banyak pertimbangan. Sebenarnya bisa saja istri saya berangkat dengan Haji Plus yang biayanya berkisar 130 - 150 Juta. Namun hal itu tidak dilakukan mengingat bahwa Menunggu adalah keasyikan tersendiri. Saya akan mencoba memantapkan diri untuk berbenar sedikit demi sedikit. Akhirnya pilihan jatuh pada KBIH Muhammadiyah-Sutorejo. Saya sendiri bukan orang Muhammadiyah dan juga tidak ikut oraganisasi NU. Bagi saya Islam cukup berpegang kepada Al-Quran dan Hadist Nabi Muhammad SAW. Pilihan kepada KBIH ini dengan satu alasan dekat dengan rumah. Disamping sebagai KBIH yang dimiliki oleh Organisasi dan bukan Perorangan. Saya yaqin dengan ikut Bimbingan di KBIH Muhammadiyah akan lebih terorganisir, apalagi untuk Syah Wajib dan Rukun Haji diberikan yang Paling Pokok dan Penting.
Rabu, 01 Maret 2017
ANCAMAN TANTANGAN HAMBATAN GANGGUAN (ATHG)
Pelajaran ini sudah ada sejak seseorang terlahir di dunia, bahkan ketika masih dalam kandungan Ibu tercinta 9 bulan 10 hari (Normal). Dalam perkembangannya menjadi hal yang harus dinikmati oleh manusia apalagi yang menjabat sebagai Pemimpin. Apakah pemimpin harus punya mitra kerja (Anak Buah). Berapa harusnya anak buah kita. Apa perlu ada anak buah. Mengapa kita sibuk mengatur orang lain. Mengapa kita sulit mengatur diri sendiri. Ketika Telunjuk diarahkan kepada seseorang, masih ada 4 jari tangan menunjuk kita. Hakekat hidup kalau kita hayati malah sulit. Biarkan semua mengalir. Jangan mencoba membuat orang lain menjadi baik, karena Anda sendiri belum tentu baik. Memimpin diri sendiri susahnya bukan main. Menyuruh diri sendiri Sholat, menyuruh bangun pagi, menyuruh beramal. Sulitnya bukan main. Lebih mudah menyuruh orang lain. Inilah ciri guru/pemimpin/ustadz masa kini. Bicara Ancaman, sudah jelas berbuat baik Surga, berbuat jelek Neraka. Ini harga mati. Tantangan untuk itu kita harus sabar. Hambatan tentu banyak sekali untuk meraih Surga. Gangguan akan muncul dari mana saja. Hadapi, Lewati, dan nikmati ATHG dengan senang dan sabar. Apakah Anda Mampu ?
Langganan:
Postingan (Atom)





































